Tugas TIK 1
Macam - Macam CMS:
1. WordPress
WordPress adalah contoh content management system yang awalnya digunakan untuk blogging dan umum digunakan oleh bloggers.
2. Joomla
Joomla yang merupakan platform untuk pembuatan website mulai dari branding company profile, website pribadi atau personal, website untuk sekolah hingga toko online.
3. Moodle
Platform moodle memiliki fitur e-Course yang lengkap seperti online test, forum dan lain sebagainya.
4. PrestaShop
PrestaShop dapat digunakan untuk mengembangkan website untuk toko online. CMS ini memiliki fitur sangat dinamis dan lengkap dan bisa membuat nyaman antara penjual dan pembeli.
5. OpenCart
OpenCart merupakan contoh CMS yang juga khusus untuk pembuatan toko online atau e-Commerce. Platform ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang mendukung antara penjual dan pembeli.
6. Drupal
Drupal adalah salah satu CMS open source terbaik. Dalam praktiknya, Drupal memiliki keunggulan yang hampir sama dengan Joomla. Sebagai contoh, CMS ini menawarkan sistem yang sangat fleksibel untuk mengelola custom post type.
7. Typo3
Typo3 adalah CMS dengan skalabilitas sebagai poin utamanya. Jika Anda ingin membuat intranet dengan memanfaatkan CMS, maka Typo3 adalah sistem manajemen konten yang paling tepat.
8. Serendipity
CMS ini menawarkan performa terbaik bagi website karena memiliki pengaturan caching dinamis bawaan. Secara keseluruhan, Serendipity merupakan alternatif CMS terbaik utnuk website sederhana. Bahkan Anda juga bisa membuat blog sederhana dengan tampilan yang menarik dan elegan.
9. Dotclear
Di Dotclear, Anda akan menemukan sekumpulan opsi untuk mempublish postingan, manajemen, dan taksonomi. Platform ini memungkinkan Anda untuk menulis post dalam bentuk teks, HTML, dan bahkan Wiki syntax.
10. ImpressPages
ImpressPages termasuk ke dalam salah satu platform terbaik jika Anda ingin mengonlinekan blog. Editornya mulus dan juga terdapat interface atau software antarmuka yang modern. Di samping itu, dengan ImpressPages, Anda dapat menambahkan beberapa elemen yang belum tentu bisa ditemukan di CMS yang lain – setidaknya tanpa ekstensi – misalnya, maps dan formulir (form).
Kelebihan CMS
CMS tentu juga memiliki kelebihan
Contohnya:
- CMS tidak memerlukan bahasa pemrograman untuk membuat dan mengelola website.
- CMS beserta tema, plugin, dan ekstensi terkait mudah diinstall dan diupdate.
- Tersedia ratusan hingga ribuan tema mentahan (pre-designed).
- Dengan plugin atau ekstensi, Anda dapat menambahkan bahkan membuat beragam fitur, seperti SEO, keamanan, newsletter, social media buttons, dan toko online.
Kekurangan CMS
Selain memiliki kelebihan tentu saja suatu web terdapat juga kekurangan.
Contohnya:
- Fleksibilitas CMS masih kurang jika dibandingkan dengan website yang dibuat dari awal secara manual menggunakan coding.
- Biasanya website yang menggunakan CMS populer berisiko tinggi terhadap serangan hacker. Untungnya, ancaman terhadap keamanan ini dapat diminimalisir dengan menginstall plugin yang tepat.
- CMS memengaruhi waktu loading website. Umumnya, website yang dibuat dengan CMS memiliki kecepatan loading yang lebih lamban daripada website yang dibuat secara manual menggunakan coding.
Fungsi CMS
CMS adalah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengatur konten di dalam website. Sebuah CMS biasanya memiliki kemampuan untuk meng-update artikel, mengedit halaman website, hingga mengatur menu dan tampilan website.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.png)

.png)


.png)